Mengenal Simbol Pakaian Lebih Intensif

Apakah yang dimaksud Simbol Pakaian?

Simbol pakaian adalah gambar pada label pakaian yang berfungsi untuk perhatian pada saat proses cuci-mencuci. Simbol ini akan terdapat dalam proses bahan yang sudah siap pakai, seperti baju, celana, pakaian dalam, boneka, dll. Setiap bahan siap pakai atau jadi akan memiliki label simbol yang disisipkan, namun tidak semua di dalam label tersebut memiliki simbol yang sama kegunaanya. Mengapa demikian? Karena bahan pembuatan pakaian bermacam-macam jenis.

Jika Anda memiliki baju formal dan ingin mencucinya dengan cara yang umum dan ternyata salah satu cara tersebut tidak tertera di dalam label simbol, apakah ini akan merusak pakaian Anda? Pasti. Kecerobohan bisa terjadi jika tidak memahami lebih baik manfaat simbol yang tersedia disetiap pakaian,hal ini akan memberikan dampak yang merugikan Anda sebagai pencuci pribadi atau laundry.

Diblog ini akan dijelaskan satu per satu peran simbol untuk pencucian, dengan ini akan lebih intensif untuk melakukan cuci-mencuci yang dilakukan dengan manual ataupun dengan mesin cuci.

 

1. Pencucian

wash14 Jangan di cuci, mungkin beberapa bahan memiliki sensitif terhadap pencucian basah atau tidak bisa dicuci dengan mesin.

wash13 Cuci dengan tangan, tidak dianjurkan menggunakan mesin cuci. Gunakan air dengan suhu min. 30° C maks. 40° C

wash9 Cuci 30° C normal, dengan kecepatan standar. Baik untuk pakaian gelap seperti wol, poliester, kain campuran, dll.

wash10 Cuci ringan 30° C, hindarkan pengering ekstrak durasi lama karena bisa beresiko kusut.

wash12 Cuci sangat ringan 30° C   yang dianjurkan untuk jenis wol dan pilih menu untuk bahan wol.

wash6Cuci normal 40°   C, dengan kecepatan standar. Baik untuk pakaian gelap berbahan katun, poliester, kain campuran, dll.

wash7Cuci ringan 40° C, hindarkan dari pengering ekstrak untuk menghindarkan  resiko kusut.

wash8Cuci sangat ringan 40° C, lakukan cuci sangat ringan dengan suhu 40°, pilih menu wool pada mesin cuci dan kurangi jumlah      cucian.

wash3 Proses normal 60° C, cuci dengan menggunakan air dengan suhu 60°, dengan kecepatan standar. Baik untuk baju yang noda membandel. (Sesuai anjuran label simbol)

wash5Proses ringan 60° C, untuk baju berwarna. Kurangi jumlah cucian dua pertiga untuk menghindari dari resiko kusut.

wash2Proses normal 95° C, untuk baju berbahan katun, linen, putih tebal. Untuk membersihkan noda yang sangat membandel. (Sesuai anjuran label simbol)

wash2 Prose ringan 95° C, untuk baju tebal, kurangi jumlah beban dua pertiga untuk menghindari dari resiko kusut.

 

2.Pemutih

wash3  Jangan memakai segala pemutih.

wash2Hanya untuk pemutih oksigen (yang terkandung dalam detergent universal).

wash2 Bisa menggunakan pemutih klorin.

wash2 Pemutih klorin atau oksigen bisa digunakan.

 

3. Pengering

wash3 Datar kering, bahan harus diletakkan pada tempat datar.

wash3 Gantung sampai kering maksimal.

wash3 Gantung tanpa diperas, biarkan air tetesan mengalir.

wash3 Tidak dianjurkan menggunakan mesin pengering.

wash2 Bisa dikeringgkan dalam mesin pengering dalam tempratur berapapun.

wash2 Bisa menggunakan mesin pengering dalam tempratur rendah.

wash2 Bisa menggunakan mesin pengering dalam tempratur tinggi.

 

3. Setrika

wash3  Tidak bisa menggunakan setrika atau bahan sangat sensitif dengan panas setrika.

wash2 Setrika dengan tempratur rendah, setrika dengan suhu 150° C baik untuk bahan nilon atau sintetis.

wash2 Setrika dengan tempratur sedang, setrika dengan suhu >150° C baik untuk bahan sutra,wol dan poliester.

wash2 Setrika denga tempratur tinggi, setrika dengan suhu 200° C baik untuk bahan linen dan katun.

 

Simbol-simbol tersebut tertera dilabel pakaian yang standar digunakan. Untuk itu kita harus teliti dengan kerja yang kita lakukan, karena mencuci dapat beresiko jika tidak diamati secara intensif. Semoga dengan simbol-simbol tersebut bisa membantu meringankan beban yang akan datang.

 

 

 

 

 

6 thoughts on “Mengenal Simbol Pakaian Lebih Intensif

  1. Pingback: max

Leave a Reply