Iklan

Mitra Bisnis Laundry Anda

PROSES LAUNDRY

PDFCetakEmail

Penilaian User: / 27
TerburukTerbaik 

 

PROSES MENCUCI LAUNDRY KILOAN


Pada usaha/bisnis laundry kiloan kita mengenal beberapa tahapan proses:

1. Penerimaan Cucian Kotor

- Timbang pakaian pada mesin timbangan

- Penghitungan jumlah helai cucian, baik kemeja, baju, celana,dll untuk menghindari perselisihan(dispute) jumlah pakaian dengan konsumen laundry kiloan.

- Tagging|Penandaan cucian

Pisahkan cucian konsumen laundry kiloan satu dengan lainnya, bisa menggunakan tag pin (tagging) atau laundry bag tersendiri jika proses pencuciannya satu mesin satu konsumen

2. Pemilahan Jenis Pakaian

- Kenali tanda/label pada pakaian, biasanya ada instruksi pencucian dan jenis kainnya.

- Pisahkan pakaian yang dapat dicuci menggunakan air (laundry) atau harus menggunakan teknik pencucian dry cleaning.

- Pisahkan pakaian luntur atau tidak luntur.

- Pisahkan pakaian putih dan bukan.

- Pisahkan pakaian bernoda berat yang memerlukan proses penghilangan noda khusus(spotting)

3. Spotting Laundry Processing | Proses Spotting | Proses pembersihan noda

Pada bagian kerah kemeja, atau lengan bawah(ketiak) biasanya memerlukan treatment khusus pembersihan noda atau pada noda-noda khusus: seperti noda oli, noda sambal, noda kecap, noda tinta, noda darah,dll

4. Pre-Wash Process | Proses Pre-Wash | Proses sebelum pencucian

Proses pre-wash ini dilakukan di mesin cuci atau diluar dengan proses perendaman, sebelum kepada proses pencucian utama, antara lain:

- Proses Pemutihan Pakaian menggunakan pemutih laundry (Bleaching).

- Proses Emulsifikasi atau pengekstrakan noda lemak, seperti pakaian-pakaian bengkel yang penuh noda oli

- Proses mematikan bakteri atau kuman ( Disinfektasi ) pada pakaian, dengan menggunakan disinfectant

- dll

5. Proses Pencucian utama | Washing Laundry Processing

Proses pencucian menggunakan deterjen dapat ditambahkan additive chemicals lain seperti alkali, emulsi, atau oxybooster tergantung tingkat kekotoran cucian dan jenis bahan kain pakaian. Juga tergantung mesin yang digunakan mesin cuci otomatis atau bukan.

6. Proses Pembilasan | Rinsing Laundry Processing

Proses pembilasan tergantung jenis mesin yang dipakai jika mesin cuci otomatis (front loading) biasanya jadi satu pada menu Quick Wash (Cuci Cepat), tergantung deterjen dan kimia yang dipakainya, apakah memungkinkan melakukan proses Quick Wash (Cuci Cepat), semakin deterjen anda mengandung busa banyak, semakin anda perlu melakukan perulangan proses pembilasan, disarankan tidak menggunakn Quick Wash untuk pencucian heavy duty (noda berat) dikarenakan kandungan alkali dan surfaktan yang belum netral, untuk itu gunakan bahan kimia sour/neutralizer untuk membantu proses pembilasan. Dan juga menurunkan Ph Cucian kembali ke pH netral

7. Proses Pelembutan | Softening Process

Agar pakaian nyaman dipakai proses pelembutan serat kain sangat diperlukan, selain melembutkan softener bersifat asam dengan ph rendah seperti sour sehingga membantu menetralkan ph pada serat kain, Ph cucian tidak netral dapat menyebabkan iritasi kulit.

8. Proses Pengeringan | Drying Laundry Processing

Pada proses pengeringan disarankan menggunakan mesin tumbler dryer, mesin pengering yang berputar, agar pengeringan lebih sempurna, bukan hanya proses uap panas.Dan hati-hati pada mesin dryer gas, karena corong uap asap gas biasanya hitam dan menempel pada pakaian, jika mengalami masalah ini, silahkan hubungi technical support kami

9. Proses Penyetrikaan | Laundry Pressing

Menggunakan Setrikaan dan Ironer Oil untuk membantu proses penyetrikaan diperlukan dalam proses ini, jenis ironer/setrikaan juga mempengaruhi kualitas proses ini, selain pengetahuan cara menyetrika terhadap jenis bahan/kain.

10. Proses Finishing

Pada laundry kiloan, tahapan finishing ini sangatlah penting dimana karakter konsumen Indonesia yang menyukai wewangian, untuk itu tahapan inilah yang menjadi kunci dari memberikan sentuhan wangi pada pakaian, dengan menggunakan parfum khusus laundry, siarankan solvent base prefume filler,bukan waterbase perfume filler yang disemprotkan sebelum di packing.Perbedaan dan efek Parfum Khusus Laundry bisa tanyakan ke bagian Technical Support.

 

BISNIS LAUNDRY BISA JALAN DENGAN MODAL KECIL

PDFCetakEmail

Penilaian User: / 49
TerburukTerbaik 

Bisnis laundry memang menggiurkan, akan tetapi memerlukan modal usaha dan tempat yang lumayan strategis. Usaha ini sangat cocok bila dijalankan di lingkungan kampus atau perkantoran dimana pelanggannya adalah orang – orang sibuk yang malas mencuci apalagi menyetrika.

Kebetulan rumah saya berada di daerah kampus, pas sekali di belakang kampus, paling jalan kaki hanya 3 menit sampai ke kampus. Mungkin karena di lampung belum terbiasa dengan laundry, maka promosi harus gencar dan harga menjangkau kantong mahasiswa. Usaha ini saya mulai dua bulan lalu , sebenarnya karena iseng saja dari dulu kepengen banget punya laundry, tapi setelah dihitung – hitung, dengan modal tempat ukuran minimal 10 m2 agar cukup menampung rak baju, meja, dua mesin cuci merek terkenal plus mesin pengeringnya, bikin nota, plastik bungkus baju dan kantong dan bermacam tetek bengek yang lain, maka modal yang dibutuhkan minimal 20 jt rupiah belum termasuk setingan alat atau pipa dan tukang.

Tapi otak saya berputar, bagaimana bisa membuka usaha ini dengan modal hanya 3 juta rupiah (Cuma segitu tabungan saya).

Akhirnya saya bertemu dengan teman lama yang sudah saya anggap kakak untuk menceritakan masalah saya, kebetulan juga dia terobsesi sekali memiliki usaha laundry walaupun cuma nama dia terpampang sebagai pemilik tanpa memikirkan keuntungan.

Haaa.. inilah yang saya butuhkan...!!

Kebetulan dia memiliki usaha sendiri dalam bidang kerajinan dan juga persewaan alat – alat pesta dan memiliki mesin – mesin kapasitas besar juga pekerja yang bisa dikatakan dibayar agak murah.

Akhirnya saya memutuskan berkolaborasi dengan modal patungan seadanya, tetapi disinilah yang membuat modal itu murah, saya tidak membeli mesin cuci yang harganya mahal itu, tetapi cukup mengajukan kredit menggunakan identitas mbak angkat saya itu, mereknya juga yang biasa dengan harga dibawah 1,5 juta rupiah. Pikiran kami adalah pelan – pelan mengumpulkan modal dan pelanggan. Ingat prinsip usaha kita : “ mulailah dengan apa yang kau miliki sekarang.” Jadi apa adanya saja, tetapi tetap bergengsi, itu saja.

Kebetulan, hari pertama kami buka, ada seorang dari laundry lain (tetangga) dengan harga jual per Kg yang jauh lebih mahal dari laundry kami, datang dengan nada penasaran, emosi dan heran bertandang dan menanyakan,

“kenapa dengan harga jasa laundry per Kg sangat murah, kalian berani buka ?”

Saya hanya menjawab, “sebenarnya laundry saya ini cuma cabang dari laundry besar yang sedang melakukan analisis usaha laundry hemat versi mahasiswa, kalau lancar kami buka yang serius.”

Kemudian dia bertanya banyak hal, tetapi saya menjawab seperlunya dan tidak mengeluarkan rahasia karena saya merasa kurang senang dengan gaya dan ucapan orang itu.

Akhirnya dia menghela nafas dan berkata kalau dia sudah mengeluarkan modal cukup besar, hampir 40 juta rupiah belum termasuk gaji karyawan, biaya listrik, biaya air dan lain sebagainya. Padahal omset yang dia dapat tidak sampai satu juta per bulan.

Saya hanya tertawa dan berkata. “ sebaiknya anda bersabar.”

Berdasarkan pengalaman itu, saya menjadi tahu kalau yang namanya analisis usaha itu perlu, apalagi kalau kita belum punya pengalaman atau pengetahuan apa – apa. Lebih baik belajar pelan – pelan dan tidak memaksakan diri.

Mudah – mudahan teman – teman dapat mengerti kalau yang ingin saya sampaikan adalah :

  1. mulailah dengan apa yang kita punya saat ini dan jangan berkecil hati. Tuhan akan merubah nasib orang yang gigih berusaha dan mau belajar dari kesalahan dan pengalaman.
  2. carilah teman yang punya kemampuan baik materi maupun ilmu untuk membantu anda.
  3. tetap bekerja keras, jangan pedulikan omongan orang, ada yang suka, ada yang tidak.
  4. mulailah dari yang kecil baru yang besar, raihlah yang mudah dan ada didekat anda, baru yang lain.
  5. ingat, takdir tuhan ada diujung usaha kita. (heee...kata2 fahri di novel ayat2 cinta...very goooood story)
  6. selalu belajar.
  7. cari alternatif usaha dan modal semurah mungkin.

 

Sekarang usaha laundry yang saya jalankan bisa meraih omset minimal Rp. 100.000 per hari, tanpa bayar sewa tempat, listrik dan air. Karena kamar saya yang kebetulan menghadap keluar sudah disulap menjadi ruang usaha. Kalau air, alhamdulillah gratis dan terjamin karena pakai sumur bor, sedangkan listrik juga gratis karena dibayarin ma kantor ayah saya sebagai fasilitas.

Setelah saya hitung, biaya produksi mencapai Rp. 1500 per Kg cucian, sudah termasuk uang bensin, jajan dan jalan – jalan buat saya, karyawan, mbak dan seorang adik saya. Sisanya kami bagi berdua, mudah – mudah cukup buat uang muka S2 di UGM..3 bulan lagi insyaAllah saya berangkat dan usaha ini saya serahkan kepada adik saya dan karyawan. Mudah – mudahan mereka amanah dan profesional.

Labels:

 

Buka Usaha Laundry Kiloan

PDFCetakEmail

Penilaian User: / 1
TerburukTerbaik 
Bisnis laundry kiloan yang semakin menjamur ternyata memiliki prospek bisnis yang cukup menarik untuk pebisnis pemula. Dengan modal sekitar Rp. 50 juta saja, bisnis ini sudah bisa dijalankan dan BOP dalam waktu 6 bulan (dengan asumsi 100 kg cucian / hari).

Tertarik buka usaha laundry kiloan?

Hal pertama yang harus dipikirkan adalah lokasi usaha yang tepat, dekat dengan kos-kosan mahasiswa, rumah sewa karyawan/ karyawati, perkantoran, pertokoan atau perumahan.

Adakan survey kecil-kecilan terhadap pangsa pasarnya seperti profesi penduduk disekitar lokasi, umur, penghasilan rata-rata, pendidikan, karakteristik konsumen. Dengan begitu, bisa terlihat seberapa besar pangsa pasar di lokasi tersebut.

Perlu juga diperhatikan apakah di lokasi tersebut sudah ada kompetitor usaha sejenis? Jika ada, cermati kelebihan dan kekurangan kompetitor agar nantinya dapat bersaing dengan sehat. Tidak perlu jor-joran mengurangi harga, lebih baik memberikan harga rata-rata dengan kualitas baik dan punya nilai tambah.

Seperti yang dilakukan oleh pengusaha laundry kiloan di Bekasi yang membuat berbagai variasi pelayanan yang fleksibel. Di samping layanan standar cuci plus setrika dengan tarif murah Rp 5.500,00 per kilo, mereka juga menawarkan paket jasa setrika pakaian dengan biaya Rp 3 ribu.

Ada juga program sistem out source, pelanggan boleh mencuci sendiri pakaian kotor mereka dengan biaya Rp 3 ribu tiap setengah jam, atau sama dengan Rp 6 ribu per jam. Paket hemat keluarga dengan biaya sebesar Rp 250 ribu per bulan yang bisa dibayarkan setelah menerima gaji bulanan serta layanan antar-jemput maupun pilihan bagi konsumen apakah pakaian tersebut hendak dilipat ataukah digantung.
   

Dryer customs Kami cocok untuk rumah tangga dan usaha kecil dan usaha menengah

PDFCetakEmail

Penilaian User: / 11
TerburukTerbaik 

Dryer customs dengan teknologi bahan bakar gas.sangat ekonomis dan efisien .cocok untuk rumah tangga dan laundry.hanya dengan konsumsi listrik yang kecil (Cuma 100watt)Anda dapat melakukan pegeringan .cocok untuk daerah pemukiman padat dan apartemen.

Baca selengkapnya: Dryer customs Kami cocok untuk rumah tangga dan usaha kecil dan usaha menengah

 

Tips memilih dryer untuk laundry

PDFCetakEmail

Penilaian User: / 9
TerburukTerbaik 

 

Tidak peduli seberapa sederhana atau canggih model dryernya yang jelas dryer memiliki fungsi untuk mengeringkan pakaian. karena dengan dryer akan lebih efisien dengan sedikit kerja pada kain maka akan mengurangi kerusakan pada kain. untuk memilih sebuah dryer yang perlu di perhatikan ialah Fitur , Kapasitas dan penghematan biaya dari konsumsi daya dan penghematan waktu kerja.

Baca selengkapnya: Tips memilih dryer untuk laundry

   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

CS1 : Jakarta

CS2 : Jawa Timur

CS4 : Jawa Tengah

CS5 : Bandung 2

CS5 : Bandung

Iklan

Visitor Stat

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini1
mod_vvisit_counterKemarin85
mod_vvisit_counterMinggu Ini216
mod_vvisit_counterSemuanya5484

Online : 1
Ip Anda: 38.107.179.216
,
Hari Ini:23 Peb 2012
Follow us on Twitter